Hidup menyendiri

Melihat orang tua dan renta belanja seorang diri di pasar adalah pemandangan agak janggal di Indonesia minimal buat saya. Tapi tidak demikian dengan situasi di sini, di southampton-UK hal yg demikian begitu jamak dan mungkin sudah menjadi biasa. Situasi kesendirian ini tidak lantas berubah ketika mereka kembali ke rumah, tinggal seorang diri tampa pasangan, anak dan saudara disekilling adalah situasi sehari-hari yang dijalani.

Lingkungan sosial pun demikian tidak jauh dari keadaan “sendiri”. Hidup adalah cukup sebatas luas rumah yg dimiliki selebihnya adalah wilayah privasi masing-masing orang. Kehidupan sosial lebih banyak terbangun dengan institusi resmi dari pemerintahan wilayah (council). Setiap masalah yg dihadapi tinggal menghubungi departemen-departemen di pemerintahan kota tampa perlu campur tangan dari tetangga sebelah kiri dan kanan. Jangan heran, ketika ada seorang nenek telah meninggal beberapa hari di kamarnya, tetangganya pun tidak tau. Peristiwa terakhir memperkuat corak kehidupan sosial yg ada, ketika terjadi perkelahian teenager yg terjadi didepan rumah terpaksa harus di selesaikan sendiri oleh keluarga mereka dgn polisi tampa ada bantuan kanan-kiri dari tetangga meskipun itu sekedar melerai perkelahian anak-anak ini.

Buat saya pribadi dan keluarga situasi yg demikian membosankan. Kebiasaan hidup dalam lingkungan yg menjunjung tinggi “social responsibility” adalah alasannya. Rindu kami pada suasana kampung dan tegur sapa penuh makna. Segala sesuatu berat sama dipikul ringan sama di jinjing tentu menjadikan kehidupan lebih punya rasa dan makna.

Tentu saja saya pribadi tidak khawatir dengan kondisi disini, krn memang pilihan itulah yg mereka ambil dan pelihara sampai kini. Kekhawatiran terbesar sebenarnya terhadap adanya trend di indonesia untuk mengikuti apa yg ditumbuhkan disini. Orang sudah mulai tidak mau tau dan cenderung hidup individu, tolong menolong menjadi hal yg mahal utk dijadikan kebiasaan. Ketika situasi ini tumbuh pada akhirnya makna kehidupan akan tertabrak pada sesuatu yg tidak bercita-cita dan hilang pula atmosfer kehidupan abadi sebagaimana yg diyakini oleh sebagian besar masyarkat Indonesia yg religius.

So, it’s time to say stop and back to our nature as truly asian.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Layanan Paspor Online…

Sebuah terobosan dilakukan oleh Direktorat Jenderal Imigrasi dengan membuka layanan pembuatan paspor online. Bagi anda yang berencana membuat paspor tidak ada salahnya untuk mencoba layanan baru ini dengan mengakses www.imigrasi.go.id. Selanjutnya klik icon bertuliskan “Layanan Paspor Online” pada bagian pojok kanan bawah dan isi form yang tersedia. Ikuti prosesnya sampai selesai.

Saya sendiri belum pernah menguji realibilitas dari sistem baru ini termasuk efektifitas di lapangan dibandingkan sistem manual yang selama ini dijalankan. Misalnya terhidar dari calo yang banyak berkong kalikong dengan orang dalam (baca: ironi birokrasi). Tapi apa salahnya mencoba khususnya bagi anda yang memiliki akses yang baik ke jaringan internet. At least menghemat waktu pergi ke kantor imigrasi hanya untuk mengambil formulir aplikasi.Ok selamat mencoba.

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Satu pertanyaan , berbagai jawaban

Biarpun bergenre humor, sebuah pertanyaan tentang “Kenapa ayam menyeberang jalan?” dengan berbagai jawaban yang diperoleh menarik untuk disimak. Jawaban mana yang benar menjadi tidak penting karena masing-masing jawaban mewakili siapa dan bagaimana pandangan mareka mengenai sebuah persoalan yang sama. Humor ini saya kutip dari sebuah milis alumni. Sengaja di posting di blog ini karena biarpun humor menurut saya relevan dan menarik dalam membantu memahami kenapa begitu ruwet bangsa ini dalam menjawab persoalan bangsa yang itu-itu aja. Tahu kan persoalan bangsa yang itu-itu aja?

Kenapa Ayam Menyeberang Jalan?

Jawaban dari:

Guru TK: Supaya sampai ke ujung jalan.

PLATO: Untuk mencari kebaikan yang lebih baik.

POLISI: Beri saya lima menit dengan ayam itu, saya akan tahu kenapa.

ARISTOTELES: Karena merupakan sifat alami dari ayam.
Continue reading

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Pemilu 2009…

Bulan desember, menjelang akhir tahun 2008 dan sebentar lagi kita akan bertemu dengan tahun 2009. Tahun depan adalah tahun pesta demokrasi buat rakyat indonesia. Ditahun itulah para pemimpin eksekutif dan anggota legislatif dipilih untuk menunaikan kewajibannya terhadap rakyat dalam 5 tahun mendatang. Para pelaku politik mulai sibuk berancang-ancang mengerahkan segenap usahanya dalam mengatur strategi terbaik demi menarik simpati masyarakat. Banyak isu yang diusung, mulai pasangan presiden, ideologi dan program partai:syariah atau nasionalis-pancasialis, sampai pada titik berat keberpihakan terhadap kelompok tertentu: petani,pebisnis, guru, buruh,pekerja seni, dsb. Continue reading

Leave a comment

Filed under Uncategorized

Energy Harvesting from every where

Energi adalah kekal telah lama diyakini orang. Sebagaimana mengacu pada hukum kekekalan energi dan hukum pertama termodinamika yang menyatakan bahwa energi tidak dapat dapat diciptakan atau dimusnahkan, energi hanya dapat berubah dari satu bentuk energi ke bentuk energi lainnya. Hukum alam inilah yang memotivasi manusia untuk terus berusaha memanfaatkan energi yang ada disekitar baik terbuang secara percuma maupun yang belum termanfaatkan untuk menjadi sumber energi baru yang berguna bagi kehidupan. Semangat pencarian energi baru makian mencuat karena juga didorong oleh situasi global yang mengindikasikan cadangan energi fosil (khususnya minyak bumi) makin lama makin menipis karena sifatnya yang tak terbarukan. Continue reading

2 Comments

Filed under Uncategorized

Persiapan masa depan…

Teman saya bercerita tentang dua temannya yang saat ini sukses (baca: kaya dan hidup berkecukupan). Temannya itu adalah teman sekelas ketika sekolah. Waktu itu oleh kebanyakan orang, keduanya dikategorikan orang yang “tidak” terlalu sukses dalam mengikuti pelajaran dan terhitung sering mendapat ancaman tidak naik kelas karena nilai-nilainya. ¬†yang satu punya hobbi mengenai radio orari sementara satunya lagi memiliki minat yang tinggi tentang foto grafi. Dengan hobbinya itu mereka miniti karir menjadi profesional dibidangnya. Yang hobbi radio Orari akhirnya menjadi bos sebuah radio swasta di surabaya dan satunya lagi menjadi fotografer diharian terkemuka di jawa timur. Dari pengalaman ini teman saya berjanji untuk membiarkan anak-anaknya tumbuh dengan bakatnya dan menghindari membentuk mereka dari awal yang jauh dari talenta yang diberikan oleh Tuhan. Continue reading

4 Comments

Filed under Uncategorized

Mengusir kerumunan burung

Pada prinsipnya, sebuah pengendalian populasi burung yang efisien memerlukan pemahaman tentang mengapa burung-burung itu berada ditempat tersebut dan mengidentifikasi entitas-entitas apa saja yang membuat mereka tertarik untuk bersarang ditempat tersebut. Selanjutnya bagaimana mengeliminasi entitas-entitas tersebut menggunakan metode yang cermat dan logis berbasiskan karakter burung [Scare-crow Bio-acoustic system,2006 ]. Dua pendekatan umum yang digunakan untuk pengusiran atau pengendalian populasi burung adalah (1) memodifikasi lingkungan atau habitat spesies burung menjadi tidak lagi menarik atau berkarakter tidak ramah terhadap kehadiran kelompok burung tersebut dan (2) menggunakan alat pengusir burung (dispersal devices)[W. Booth, Thurman]. Continue reading

2 Comments

Filed under Uncategorized